Showing posts with label Lagi Ngaco. Show all posts
Showing posts with label Lagi Ngaco. Show all posts
Cuma salah satu dari sekian hal random yang tiba-tiba terlintas di pikiran, berbentuk postingan pendek lepas dan mungkin gak akan berguna buat kalian...

Bagian 8

Karena ngeliat tweet temen yang ngeshare link postingan dari blognya, gue pun sadar kalau ternyata postingan terakhir di blog ini dibuat tanggal 16 Desember 2015. Itu berarti.. udah sekitar 4 bulan lebih gue absen bikin postingan.

Alasannya sih sederhana, saat itu gue lagi sibuk belajar hal-hal yang baru. Seperti belajar menahan hawa nafsu, belajar ilmu ikhlas, dan lain sebagainya. Sehingga gue jadi gak punya waktu luang untuk bikin postingan.
.
.
.
.
.
Nah, i'm kidding. because the fact is..

Sekitar 5 bulan lalu, gue mulai baca satu novel chicklit terjemahan yang menurut beberapa review isinya lucu. Tapi karena terjemahannya agak ngaco, lawakan-lawakan di dalamnya jadi terkesan "tanggung", dan gue males ngelanjutinnya. Sebagai Virgo, gue gak biasa lanjut ke novel lain sebelum satu novel selesai dibaca. Alhasil, sejak saat itu gue stuck di satu buku dan gue jadi kesulitan buat ngembangin ide postingan yang udah gue simpan di draft.


Kampret!

***

Di sisi lain.. sebagai seorang penerus bangsa yang peduli akan dunia sekitar, gue selalu mengisi waktu luang untuk mengamati. So di postingan kali ini, gue akan mempublikasikan tentang salah satu hasil pengamatan gue yang sangat penting. Dilengkapi dengan beberapa fakta menarik dan juga rumus-rumus matematika yang sangat rumit. Semoga kiranya ada hal-hal positif yang teman-teman bisa ambil.

Topik pengamatan gue adalah tentang........................ cabe-cabean.

Menurut Wikipedia, kata tersebut awalnya ditujukan untuk sekumpulan cewek "nakal" berpakaian minim + make up yang gak manusiawi. Bukan.. Mereka dicap nakal bukan karena suka manjat pager buat nonton konser Slank gratisan. Mereka dicap "nakal" karena konon cewek-cewek ini suka dijadikan objek taruhan di arena balap liar.

Ya, emang sih terdengar negatif. Tapi dari hal itu, gue malah kepikiran "ada gak ya hal positif dari para cabe-cabean?"
.
.
.
.
.
dan ternyata ada!

Mari kita analisis bersama-sama.. salah satu hobi cabe-cabean adalah berboncengan tiga orang di satu motor. Jika dilihat dari sudut pandang lain, maka hobi ini sebenarnya bentuk lain dari penerapan aturan 3 in 1 di kota-kota besar. Sehingga jelas hobi ini memiliki manfaat, yaitu dapat mengurangi macet.

Tapi itu belum seberapa, karena kalau kita amati lebih jauh lagi, maka yang mungkin terjadi kurang lebih akan seperti ini :

Cabe-cabean boncengan tiga orang  macet berkurang  emosi pengguna jalan berkurang  persentase penderita penyakit darah tinggi & stroke juga ikut berkurang  warga Indonesia menjadi lebih sehat.


ATAU


Cabe-cabean boncengan tiga orang  macet berkurang  waktu tempuh setiap orang ke suatu tempat jadi lebih cepat  konsumsi BBM ikut berkurang  jumlah minyak yang diimpor ke Indonesia juga (harusnya) ikut berkurang  menghemat APBN  APBN bisa dialihkan ke bidang lain seperti pertanian, pendidikan, pembangunan, dll  Indonesia menjadi negara yang lebih makmur.

See? ternyata ada korelasi antara hobi sekelompok cabe-cabean dengan Indonesia yang lebih sehat dan lebih makmur. Gokil! 

Kesimpulan : selalu ada hal positif yang bisa kita ambil dari hal paling negatif sekalipun. Tinggal bagaimana cara kita menyikapinya. *senyum ganteng*

Catatan : Buat yang berharap ada rumus-rumus rumit seperti yang gue bilang di pertengahan postingan, maaf... jangankan rumus rumit, nyari luas segitiga aja gue kadang lupa dibagi dua. :")
.
.
.
.
.
Oh ya sedikit out of topic, berhubung postingan ini ada kaitannya dengan pengendara motor, gue punya satu info penting nih...

Cara ampuh menghindari pengendara motor ibu-ibu
---------
Aku-aku dari Crash Bandicoot! (Wiki) (Sumber : Instagram)


Baca juga :

Sekitar pukul 7 pagi tadi, gue udah duduk manis depan laptop untuk membaca beberapa thread yang ada di Kaskus. Iya, gue melakukan hal ini karena gue sadar, di zaman serba cepat seperti sekarang, gue harus selalu haus akan informasi dan ilmu pengetahuan. Sebab jangan sampai sebagai calon penerus bangsa gue malah tertinggal, lalu dapat dengan mudah dibodohi oleh bangsa lain yang telah lebih dulu maju beberapa langkah. *kesambet*
Tepat tanggal 28 Agustus yang lalu, gue wisuda, dan itu berarti gue juga resmi melepas predikat sebagai mahasiswa. Gue senang banget, karena perjuangan gue untuk titip absen selama empat tahun pun berbuah manis. Meski nyatanya rasa senang tersebut gak bertahan lama. Sebab dalam perjalanan pulang, gue merenung, lalu teringat kata-kata mutiara dari Albert Einstein yang bilang kalau "wisuda adalah pengangguran yang tertunda."

Wisuda Adalah Penangguran yang Tertunda

Elo Belum Gaul, Kalau Belum Pernah Ngikutin Trend Ini...

Beberapa hari yang lalu, gue iseng baca ulang chat Facebook dari pertama kali gue bikin akun tersebut. Saat itu gue bukannya terlalu rajin atau gak ada kerjaan, tapi.. gue mencoba meluangkan waktu untuk mencari keping-keping kenangan yang tertinggal. Kali aja ada secercah pelajaran yang bisa diambil untuk gue di masa depan. *kesambet Mario Teguh*

Ternyata setelah beberapa menit membaca, gue menemukan kenyataan pahit bahwa.......... gue pernah alay. -____-
Cuma salah satu dari sekian hal random yang tiba-tiba terlintas di pikiran, berbentuk postingan pendek lepas dan mungkin gak akan berguna buat kalian...

Bagian 7

Setelah wisuda, kegiatan gue di rumah adalah membantu orang tua, mengasuh adik, dan menggembala ternak domba kesayangan kakek di padang rumput belakang rumah.

Iya, intinya... gue masih nganggur.

Karena sebagian besar syarat lowongan kerja dari sebuah perusahaan adalah berpenampilan menarik. Sedangkan gue, sebagai cowok yang berpenampilan sangat menarik, gak mau menurukan standar tersebut. *digampar*
Cuma salah satu dari sekian hal random yang tiba-tiba terlintas di pikiran, berbentuk postingan pendek lepas dan mungkin gak akan berguna buat kalian...

Bagian 6

Setelah resmi menjadi seorang pengangguran (baca : wisuda), siklus hidup gue ketika pagi hari adalah bangun tidur » niat olahraga tapi gak pernah jadi » sarapan » lalu lanjut tidur lagi sampai sore. Siklus tersebut terus berulang hingga akhirnya, beberapa minggu lalu, kegiatan gue di pagi hari berubah.
Cuma salah satu dari sekian hal random yang tiba-tiba terlintas di pikiran, berbentuk postingan pendek lepas dan mungkin gak akan berguna buat kalian...

Bagian 5

Tempat pembuatan SIM Internasional

Berawal dari gak sengaja liat tweet dari @TMCPoldaMetro, gue akhirnya tau kalau ternyata ada beberapa syarat kalau kita mau bikin SIM internasional, yaitu :
  • KTP asli & fotokopi
  • Paspor asli & fotokopi
  • SIM yang masih berlaku
  • KITAP asli & fotokopi (untuk Warga Negara Asing)
  • Materai Rp 6.000
  • Pas foto 4 x 6 terbaru sebanyak 3 lembar (untuk pria harus berdasi & wanita menggunakan blazer, dengan latar belakang foto berwarna biru)
  • Menyiapkan biaya Rp 250.000 untuk buat baru, dan Rp 225.000 untuk perpanjangan (Berdasarkan PP 50 Tahun 2010 tentang PNBP)
  • Hadir ke lokasi tanpa diwakilkan ke Gedung Korlantas POLRI di Jl. MT Haryono Kav 37-38, Jakarta.
Catatan : masa berlaku SIM internasional adalah 3 tahun sejak tanggal pembuatannya.
Cuma salah satu dari sekian hal random yang tiba-tiba terlintas di pikiran, berbentuk postingan pendek lepas dan mungkin gak akan berguna buat kalian...

Bagian 4

Sebagai blog yang penuh akan informasi, kali ini gue mau share tentang beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum acara wisuda. Karena bagi sebagian besar orang, wisuda adalah suatu acara spesial yang mungkin hanya terjadi satu atau dua kali seumur hidup.
.
.
.
.
.
Kecuali kalau kalian mau kaya orang ini...

Welin Kusuma, Raih 20 Gelar dalam 13 Tahun
Gak kebayang ada berapa banyak foto dalam album berjudul "wisuda" di profil Facebooknya...
Cuma salah satu dari sekian hal random yang tiba-tiba terlintas di pikiran, berbentuk postingan pendek lepas dan mungkin gak akan berguna buat kalian...

Bagian 3

Beberapa hari yang lalu, saat ingin jemput adik di sekolah, sendal yang biasa gue simpan di rak mendadak hilang sebelah. Berhubung saat itu di rumah cuma ada Nyokap, gue pun nanya ke beliau dan kemudian terjadilah hal seperti gambar di bawah ini : 

Nyari Tuh Pakai Mata
Menurut KBBI, kata wacana memiliki arti komunikasi verbal atau percakapan. Sedangkan menurut kamusslang.com, kata wacana adalah sebuah istilah bagi rencana yang selalu gagal untuk direalisasikan.
***
Dalam sebuah chat group kita mungkin sering merencanakan banyak hal. Mulai dari liburan, olahraga, atau hanya sekedar kumpul-kumpul biasa. Tapi sayangnya, sebagian besar dari rencana tersebut selalu berakhir sebagai sebuah wacana. Hal tersebut biasanya diawali dan diakhiri oleh alasan yang sama, sehingga membuat sebuah siklus yang kurang lebih seperti ini :
Cuma salah satu dari sekian hal random yang tiba-tiba terlintas di pikiran, berbentuk postingan pendek lepas dan mungkin gak akan berguna buat kalian...

Bagian 2

Salah satu kerjaan gue di rumah selama libur kuliah ini adalah menonton video di Youtube. Mulai dari video standup comedy, video konser band-band luar, hingga video jorok 18++ (baca : video seorang bapak yang ngorek-ngorek tanah terus gak cuci tangan). Tapi entah gimana ceritanya, sore kemarin, gue ketagihan menonton video orang-orang bermain street football.
Cuma salah satu dari sekian hal random yang tiba-tiba terlintas di pikiran, berbentuk postingan pendek lepas dan mungkin gak akan berguna buat kalian...

Bagian 1

Beberapa bulan belakangan, entah hal ini hanya terjadi di Bekasi doang atau di kota-kota lain juga, tetapi gue menemukan bahwa sebagian besar mobil di Bekasi memiliki stiker happy family di bagian kaca belakangnya. Stiker tersebut biasanya berisi gambar anggota keluarga lengkap, mulai dari ayah, ibu, anak, hingga hewan peliharaan yang dimiliki.
Di postingan sebelumnya (klik untuk buka postingan), ada satu pertanyaan yang muncul setelah gue mendapatkan cobaan paling berat bagi manusia ketika di jalan. Ya, ketemu ibu-ibu yang ngasih lampu sen ke kiri, tapi malah belok ke kanan.

Menurut gue, ibu-ibu yang kaya gitu tuh ibarat gebetan yang saat PDKT udah manggil "sayang", tapi giliran ditembak malah nolak. Bikin kita kesel dan mau marah, tapi gak bisa.
Gak terasa ya udah H + 11 lebaran. Perasaan belum lama timeline Twitter gue ramai sama foto selfie cewek-cewek pakai mukena sebelum/sesudah Shalat Ied. Adem bener... Hawa puncak juga kalah adem itu mah. Ehehehehehe.

By the way, kalau kita ngomongin tentang lebaran, ada beberapa hal yang gak bisa dipisahkan dengan hari tersebut. Hal-hal ini cukup beragam, mulai dari yang enak, seru, ngeselin, sampai yang absurd sekalipun. Semuanya hadir dan membuat suasana lebaran terasa lebih spesial bila dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Bagi gue pribadi, lebaran kali ini terasa sangat spesial. Karena setelah 4 tahun kuliah, alhamdulillah tahun ini gue lulus. Perasaan senang dan sedih pun jadi satu. Senang karena akhirnya gue bisa terlepas dari gangguan dosen ngeselin yang pelit nilai tapi jarang masuk, dan sedih karena gue baru tahu kalau ternyata harga sewa jasa pendamping wisuda itu mahal. Kampret...
Sebuah pepatah mengatakan, dimana ada gula, di situ ada semut... dimana ada saya, di situ ada kamu yang imut.

OKE, LANJUT!

Awalnya gue kurang begitu setuju sama pepatah tersebut, hingga akhirnya gue menemukan korelasi antara mini market dan tukang parkir.
Selama dua bulan yang lalu, gue emang gak nulis postingan apapun di blog ini. Tetapi meskipun begitu, gue tetap menghabiskan detik demi detik waktu yang ada dengan berpikir. YA, BERPIKIR! Sebab sebagai seorang mahasiswa yang IPK-nya kritis, gue merasa gelisah setiap kali ada waktu luang yang diisi dengan bengong-bengong gak jelas. Gue juga takut otak gue akan menjadi karatan kalau gue gak menggunakannya untuk berpikir. Kan gak lucu jadinya kalau punya otak yang udah tumpul, karatan pula. Itu otak apa pisau pramuka anak penggalang?
Di awal tahun 2015 lalu, gue membuat sebuah resolusi untuk rutin nulis postingan di blog ini. Tapi apa daya, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, resolusi ini pun gagal di tengah jalan.

***

Well, udah sekitar dua bulan gue gak nulis postingan di blog. Bukan karena malas atau sibuk pacaran seperti tahun-tahun sebelumnya, gue gak nulis postingan karena gue lagi nyusun skripsi. Sebagai seorang mahasiswa tingkat akhir, gue udah punya ide untuk judul skripsi dari jauh-jauh hari. Judulnya adalah "Analisis pengaruh pesan yang gak-dibalas-sama-pacar-tapi-dia-malah-buat-status-di-social-media, terhadap kelancaran sebuah hubungan LDR". Namun sayangnya niat tersebut harus gue urungkan setelah sadar, dengan kondisi gue yang jomblo tidak memungkinkan seperti ini, gue akan sulit melakukan penelitian tentang hal tersebut. Alhasil.. ibarat orang yang gak mau nembak gebetan karena takut ditolak, gue pun dengan terpaksa harus ganti judul sebelum menghadap ke dosen pembimbing.
Macet di Bekasi
Macet di Bekasi.

Awalnya postingan ini mau dikasih judul 'anomali kemacetan', biar terlihat lebih berbobot dan lebih ilmiah, karena memang isinya pun akan menceritakan satu hal aneh tentang macet yang mungkin kalian gak sadari. Tapi, karena buat mikir satu kata 'anomali' dan tau artinya aja gue butuh waktu yang lama, maka niat bikin postingan yang berbobot dan ilmiah pun gue urungkan. Sama seperti postingan-postingan sebelumnya, di postingan ini gue juga mencoba menuangkan sifat berpikir kritis yang gue miliki. 
Mars Anak Kost

Kadang skripsi bisa diibaratkan seperti cewek, pas PDKT keliatan "cantik", pas jadian + PMS keliatan "manja dan ngeselin", pas jadi mantan akan keliatan "cantik" lagi.

Well, sekitar 5 bulan yang lalu, gue memutuskan buat nyoba rutin nulis di blog ini. Setiap sabtu malam, setelah malam mingguan bareng pacar, gue selalu posting satu tulisan yang gak jelas. Yaa, walaupun sebenernya gak ada yang baca juga sih. Tapi... beberapa minggu lalu, gue sempet absen nulis postingan. Alasannya gak lain dan gak bukan karena gue sibuk ngerjain skripsi. Ceilah...

Emang sih masih bab awal, atau bahkan bisa dibilang masih pra-skripsi. Tapi gara-gara hal itu, kebiasaan gue pun sedikit-sedikit mulai berubah. Seperti misalnya gue yang sekarang jadi suka baca-baca jurnal buat referensi skripsi, jadi lebih sering nyari buku yang berhubungan dengan komputer, dan jadi lebih males buat mandi di hari Minggu pagi...


...iya. yang terakhir gak ada hubungannya. Lanjut!


Jadi mahasiswa tingkat akhir emang ada enak dan gak enaknya. Enak, karena sebagai mahasiswa tingkat akhir berarti sebentar lagi kita akan terbebas dari bayang-bayang dosen killer bin kampret yang kalau ngajar bikin ngantuk, suka ngasih tugas banyak/kuis dadakan dan pelit nilai. Tapi gak enak, karena ternyata selama kuliah, terlalu banyak cerita yang gak bisa dilupain gitu aja. Bagi sebagian orang, masa-masa awal kuliah mungkin punya porsi yang cukup banyak dari kumpulan cerita tersebut. Terlebih lagi kalau kita kuliah di perantauan dan memilih untuk ngekost...... kaya gue. Iya, gue memilih meninggalkan sebuah kota modern bernama Bekasi, untuk merantau dan kuliah di Depok. Gila, jauh banget kan?

Tapi, jangan kalian pikir jadi anak kost itu gampang. Ada beberapa hambatan dan rintangan yang harus kita hadapi dengan strategi khusus. Karena kalau kita gagal dalam menghadapinya, maka akan timbul sebuah penyakit rumah dalam diri kita.

PS : penyakit rumah = home sick --- home : rumah, sick : sakit.

So, sebagai seorang anak kost yang udah hampir gak ngekost lagi, kali ini gue mau ngeshare tentang barang-barang apa aja yang wajib ada di kostan. Semoga postingan ini bisa berguna bagi kalian yang mau atau baru jadi anak kost. Karena menurut hadist riwayat Thabrani, "sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain." *kesambet*

1. Modem.

Sebagai orang yang udah lama tinggal di kota modern seperti Bekasi, internet emang udah jadi kebutuhan yang sulit gue tinggalkan. Untuk itu, modem adalah salah satu hal penting yang harus ada. Bahkan kalau kata Albert Enstein, "lebih baik gak punya pacar daripada gak ada koneksi internet".

Sungguh kalimat yang sangat inspiratif sekali...

Di awal gue ngekost dulu, gue juga ngerasain gimana pentingnya keberadaan modem ini. Saat itu, sebagai anak rantau, gue belom punya siapa-siapa di Depok. Gak punya saudara, gak punya pacar, juga gak punya temen. Gue gak lebih dari sekedar bubuk ranginang di kaleng Khong Guan sisa lebaran. Alhasil, dengan mengorbankan uang jajan gue selama satu bulan, gue memilih untuk membeli sebuah modem, paket internet, dan stok Promaag buat pengganti sarapan dan makan malam. Yaa, walaupun akhirnya paket internet tersebut habis dalam waktu satu minggu. But at least, seonggok modem itu telah menyelamatkan gue dari rasa bosen.

2. Payung.

Barang penting lain yang harus ada di kostan adalah payung. Ini jelas sangat penting, terlebih lagi karena sekarang sedang musim hujan. Punya payung di kostan juga memiliki banyak keuntungan selain sebagai pelindung pakaian dari basah ketika hujan.

Yang pertama, payung bisa dijadikan sebagai pengganti tongsis. Iya, teknologi yungsis (payung narsis) ini memang sedang marak di masyarakat. Entah siapa penemu dari teknologi ini, yang jelas ia pasti selalu berpikir out of the box, sangat kreatif, dan sangat......... kurang kerjaan.

Tutorial Yungsis
Tutorial Yungsis. (sumber)

Yang kedua, payung bisa dijadikan alat untuk mencari penghasilan tambahan. Bagi anak kost, penghasilan tambahan akan menjadi sangat penting. Sering kali penghasilan tambahan ini menentukan makanan anak kost saat tanggal tua. Jadi, buat yang berminat mencari penghasilan tambahan dengan bermodalkan payung, cobalah untuk nongkrong di depan mall saat hujan tiba. Ada baiknya kalian memakai baju partai bekas kampanye dan dipadu dengan celana pendek, seraya memohon dengan suara memelas "Kak, ojek payungnya kak, belom makan dari lahir kak" pada setiap pengunjung mall yang hendak pulang.

Yang ketiga, payung bisa dijadikan alat modus. Kalau kalian terlalu keren untuk menjadi seorang tukang ojek payung dan kalian jomblo. Ada baiknya kalian nyoba tips berikut.
         1. Coba main ke mall, 
         2. Cari cewek cantik yang hendak pulang, tapi dia gak bawa payung.
         3. Kemudian deketin dia, keluarkan payung yang kalian bawa. Lalu tawarkan untuk menggunakan payung bersama.
         4. Selanjutnya tinggal bagaimana skill tukang modus kalian bekerja.
Catatan : skill tukang modus dan tampang memang menentukan di sini. Kalau kalian gak cukup keren dan gak bisa modusin orang, percayalah.. bukan nomer hape yang kalian dapat, tetapi uang Rp 10.000 dan kalian hanya akan dianggap sebagai tukang ojek payung. Pedih...

3. Obat-obatan.

Nah, obat-obatan juga penting. Jadi kalau punya penyakit khusus, jangan lupa untuk membawa obat-obatan pribadi. Tapi, kalau gak punya riwayat penyakit, jangan lupa untuk membawa Promaag, Mylanta, dan kawan-kawannya. Niscaya suatu saat akan berguna bila tanggal tua mulai tiba. Percayalah, gak ada yang lebih sedih dibandingkan sakit ketika jauh dari orang tua.

Ehehehehehe...... lanjut.

4. The legendary food named Indomie. 

Wah, kalau yang ini sih gak perlu dibahas terlalu panjang. Cukup liat paket indomie di bawah ini aja untuk lebih jelasnya~
Paket Indomie
 Paket Indomie (sumber)

5. Sendal jepit.

Sebagai anak kost, memiliki sendal jepit adalah sebuah keharusan. Karena selain sebagai alas kaki, sendal jepit juga bisa memiliki fungsi lain, seperti :

Yang pertama, sendal jepit bisa dijadikan sebagai alat pemukul kecoa. Bagi sebagian orang, kecoa merupakan hewan paling menjijikan yang ada di muka bumi, dan seringkali kehadiran seekor kecoa di kamar kost bisa membuat gempar dunia persilatan. Untuk itu, sendal jepit pun hadir sebagai solusi dari masalah tersebut. Yaa, asalkan kecoanya gak segede gini juga sih...
Kecoa Raksasa
...kalau kecoanya segede gitu sih paling juga kita keburu pingsan ngeliatnya. (sumber)

Yang kedua, sendal jepit butut bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Ini juga penting sih buat anak kost. So, buat yang mau nyoba, silakan ikuti tips-tips berikut ini :
         1. Cari sendal jepit butut.
         2. Pakai ke masjid saat sholat Jum'at, dan tuker dengan sendal bagus ketika pulang. Ada baiknya kalau kalian juga tau harga jual kembali sendal bagus yang kita tuker itu. Jangan sampai kita nanti jadi rugi!
         3. Beri nama dengan menggunakan tipe-x pada sendal tersebut. Fungsinya adalah untuk menghilangkan jejak dan gak dicurigai sama pemilik sendal yang asli.
         4. Foto sendal tersebut, posting di FJB Kaskus dan tunggu pembeli yang menghubungi anda.
Catatan : Ingat! tetap waspada. Karena bisa saja yang nelpon bukan calon pembeli. Tapi polisi, dan kalian akan dipenjara seumur hidup! Muahahahahahahaha~

6. Lampu senter.

Mati lampu mungkin jadi hal paling ngeselin yang sering terjadi. Apalagi kalau kita sedang ada di kamar kost, sendirian, dan lagi nonton film horror. Beuh...

Nah... untuk itu, lampu senter adalah salah satu barang yang sangat penting buat ada di kostan. Selain itu, lampu senter juga bisa dialihfungsikan menjadi sebuah alat untuk......... NYARI BELUT! Jadi, ketika kalian ada di kamar kost dan suasana di luar sedang hujan, maka bersiaplah. Sesaat setelah hujan reda adalah waktu yang tepat untuk berburu belut di selokan-selokan yang ada. Lumayan loh kalau digoreng, bisa menyelamatkan kondisi perut ketika tanggal tua.

By the way, nih ada sedikit tips buat yang mau mancing belut : http://www.fishyforum.com/fishyfresh/fishywild/32060-trik-mancing-belut.html

7. Parfum.

Buat kalian yang baru mau ngekost, percayalah bahwa kamar kost memiliki daya magic yang sangat besar, terlebih lagi kalau hari Minggu pagi. Daya magic ini akan membuat kita semakin malas untuk beranjak dari tempat tidur ke kamar mandi. Yaa, walaupun sebenarnya jarak dari kamar kost ke kamar mandi seringkali lebih dekat dibandingkan dengan jarak antara Alfamart dan Indomart sih. Tapi, daya magic ini akan membuat fokus kita teralihkan!

Contohnya aja ketika kita berniat untuk mandi dan kemudian ngambil handuk dari jemuran, setelah itu pasti ada hal lain yang selalu terlihat lebih menarik. Entah itu timeline Twitter, aplikasi chatting, atau apapun. Hingga akhirnya kita pun lupa bahwa niat awal kita adalah untuk mandi. So, sebagai solusinya, kita harus selalu siap parfum di kamar kost. Kali aja gitu mantan ngajak jalan saat dalam kondisi belum mandi, kan malu~

Di lain kasus, ada kalanya ketika parfum kita habis, tapi kiriman uang bulanan pun belum dikirim sama orang tua. Tenang... ada solusi lain. Ya, solusinya adalah Kispray sachet!

8. Pacar / gebetan.

Emang sih, pacar atau gebetan tuh bukan barang. Tapi......
Anak Kost
Ehehehehehehehe...

9. Baju batik dan kalender.

Sebagai anak kost, kalian harus tau korelasi antara dua hal ini. Dimana kalender berfungsi untuk mencatat tanggal ulang tahun atau tanggal kawinan temen, sedangkan baju batik berfungsi untuk kostumnya. Sedikit tips dari gue, cobalah mencari teman dengan 365 tanggal ulang tahun yang berbeda. Karena selama satu tahun full, kondisi perut kita akan amann karena traktiran yang ada~

10. Foto orang-orang terdekat.

Last but not least, barang yang harus ada di kamar kost adalah foto orang-orang terdekat. Entah itu foto keluarga (orang tua), foto sahabat, atau foto mantan. Karena yang pasti tanpa kita sadari, foto keluarga dan foto sahabat akan mengurangi sedikit rasa rindu ketika kita gak bisa ketemu secara langsung sama mereka.

Terus.. kenapa harus pasang foto mantan?
Karena di balik seseorang yang sukses, selalu ada mantan yang menyesal~

...dan itu bisa jadi semacam motivasi loh. Hehehehehehehehe

Nah, itu dia 10 barang yang harus ada di kamar kost. Sebenernya ada satu lagi sih yang harus banget dimiliki sama anak kost. Yap, mental! Kenapa mesti mempersiapkan mental? Karena kita gak akan tau gimana kampretnya ibu kost kita. FYI aja, ada loh ibu kost yang kalau kita bayar uang kost tepat waktu, dia akan bersikap baik melebihi playboy yang lagi jatuh cinta. Tapi... kalau kita telat bayar uang kost satu minggu aja, dia bisa lebih jutek dari kingkong PMS! Hiii~

Terakhir... bagaimanapun ngeselinnya pengalaman ngekost kita, ada baiknya kalau kita tetap jalanin dengan senang hati. Karena temen gue pernah bilang, "sesuatu yang paling ngeselin kadang akan menjadi sesuatu yang paling ngangenin di lain waktu."

Harga BBM memang naik, tapi posisi kamu di hati aku mah tetep, gak akan pernah naik... kan udah dari dulu jadi yang nomer satu. Ehehehehe.

Well, sejak 18 November kemarin harga BBM resmi naik. Orang-orang pun beramai-ramai beralih ke Whatsapp dan Line. 

Wait..

Masih ada gak sih yang ngelawak pake pick up line jaman Hitler masih pipis jongkok kaya gini? Udah basi banget tau gak~ Tapi.. gak bisa dipungkiri sih kalau kenaikan harga BBM ini memang berdampak luas. Termasuk kedalam urusan percintaan. Beberapa bulan lalu, sebelum harga BBM naik, dengan modal Rp 7.000 kita bisa menikmati senja bersama pacar dengan sangat romantis. Walaupun hanya duduk-duduk di fly over sambil nyedot es cendol satu gelas berdua. So sweet~

PS : Dengan detail harga bensin eceran sebotol masih Rp 5.000 + es cendol segelas masih Rp 2.000.

Pacaran di Flyover
Tips hemat berpacaran, pacaran di Flyover.

Tapi sekarang harga bensin aja udah Rp 8.500. Belum lagi ditambah harga es cendol yang naik + abang-abangnya yang pengen kawin dan pergi haji, jadilah harga es cendol sekarang bisa mencapai Rp 15.000. Nah kan, keliatan efeknya... dari yang tadinya bisa pacaran romantis dengan modal Rp 7.000, sekarang butuh duit minimal Rp 23.500. Harga segitu belum ditambah dengan biaya untuk kado mensiversary setiap bulan, kado ulang tahun pacar, kado ulang tahun Papanya si pacar, atau kado ulang tahun kucing piaraannya si pacar. Gue jadi curiga kalau kenaikan harga BBM ini nantinya akan banyak digunakan sebagai jawaban ketika ditanya "kapan kawin?" saat mudik Lebaran.

         Tante : "Sar, kapan kawin? kamu kan udah mau lulus.."
         Gue : "Hehehehe, harga BBM naik, Tante. Hehehehe."
         Tante : "......"

Tapi kalau ngomongin soal pacaran, paling enak ngomongin tentang PDKT. Karena saat PDKT, ada satu momen yang bisa bikin cowok deg-degan. Bahkan untuk sebagian cowok, momen tersebut lebih bikin deg-degan dibandingkan ketika tengah malam, suasana sepi, hujan deras disertai petir, kemudian dapet SMS dari pacar yang isinya "Sayang... aku telat 3 bulan nih."

Padahal mah pacarnya cowok juga.

Skip...

Ya, momen tersebut adalah momen untuk nembak gebetan. Tapi setelah gue teliti selama bertahun-tahun, momen tersebut kadang dijawab dengan jawaban yang kampret dari si cewek. So, di postingan kali ini gue mau coba share ke kalian tentang jawaban-jawaban absurd dari cewek untuk menolak kita.

1. "Aku mau fokus belajar dulu.."

Ini dia alasan pertama yang sering dipakai oleh para cewek. Gue sendiri juga pernah mengalami hal kaya gini. Tepatnya saat kelas 3 SMP, gue pernah suka sama salah satu temen gue. Tapi.. disaat gue memilih untuk menyatakan perasaan itu, dengan santai dia bilang kalau mau fokus belajar terlebih dahulu. Akhirnya, karena saat itu gue masih polos banget, gue percaya alasan tersebut. Namun ternyata kenyataan berkata lain, selang beberapa minggu setelah itu, dia malah jadian sama temen sekelasnya. Gue pun nangis berminggu-minggu gak mau keluar kamar.
.
.
.
.
.
SI KAMPREEET... KATANYA MAU FOKUS BELAJAR, TAPI MINGGU BESOKNYA MALAH JADIAN. BELAJAR APAAN? BELAJAR MENCINTAI ORANG LAIN? -____-

2. "Kamu terlalu baik buat aku."

Nah, ini juga salah satu alasan absurd yang suka dipakai oleh cewek untuk menolak gebetannya.
         Cowok : "Hmm.. aku mau bilang sesuatu sama kamu."
         Cewek : "Apa?
         Cowok : "Aku sayang sama kamu, kamu mau jadi pacar aku?
         Cewek : "...."
         Cowok : "Kenapa? kamu gak sayang sama aku ya?"
         Cewek : "Bukan begitu, ta... tapi... kamu terlalu baik buat aku."
         Cowok : "Oh... tenang aja, aku bisa lebih jahat dari ini kok. Kamu mau gimana? Apa kamu mau aku silet-silet setiap kali ketemu malem mingguan? Aku bisa kok."

Menurut gue, ini alasan yang gak masuk akal sih. Karena logikanya, kalau emang yang terlalu-baik-buat-aku aja di tolak, maka bila suatu hari ada cewek yang sakit hati karena diselingkuhin cowoknya, tolong jangan generalisasi para cowok dengan kalimat "semua cowok tuh brengsek ya~" :p>

3. "Aku belum bisa kasih jawaban sekarang. Aku pikir-pikir dulu ya.."

         Cowok : "Hmm.. aku mau bilang sesuatu sama kamu."
         Cewek : "Apa?
         Cowok : "Aku sayang sama kamu, kamu mau jadi pacar aku?
         Cewek : "...."
         Cowok : "Kenapa? kamu gak sayang sama aku ya?"
         Cewek : "Bukan begitu, tapi aku belum bisa kasih jawaban sekarang. Aku pikir-pikir dulu ya.."
         Cowok : "Berapa lama?"
         Cewek : "Gak lama kok, aku cuma butuh waktu 169.437 hari buat berpikir."

Ini juga jawaban yang gak kalah absurd sih. Menurut gue ada dua kemungkinan kenapa cewek menolak dengan jawaban seperti ini : 1) si cewek masih bingung apakah elo bisa jadi yang terbaik buat dia atau nggak. 2) si cewek bingung cara nolak yang gak nyakitin perasaan tuh gimana.

4. "Aku belum move on dari mantanku."

         Cowok : "Hmm.. aku mau bilang sesuatu sama kamu."
         Cewek : "Apa?
         Cowok : "Aku sayang sama kamu, kamu mau jadi pacar aku?
         Cewek : "...."
         Cowok : "Kenapa? kamu gak sayang sama aku ya?"
         Cewek : "Bukan begitu, tapi aku belum move on dari mantanku."
         Cowok : "Loh, tapi kamu kan gak punya mantan....."

99% cewek yang jawab begini biasanya menjawab dengan jujur. Yaa, walaupun tetep bikin nyesek sih. Tapi menurut gue, ada dua kemungkinan kenapa cewek menolak dengan jawaban seperti ini : Yang pertama, elo lebih jelek dari mantannya. Atau yang kedua, mantannya jauh lebih ganteng daripada elo. So, saran gue.. lebih baik cari tahu dulu mantannya si gebetan kaya gimana, gak lucu aja kalau ternyata track recordnya si cewek kaya begini :
Crush, Father, Brother, Ex, 1st Love vs You
*speechless*

5. "Aku belum boleh pacaran sama orang tuaku."

Nah, kalau yang ini mah mending percaya aja deh, gak usah banyak berdebat. Daripada kalian maksa pacaran, terus nanti pas ngapel ke rumahnya disumpahin jadi hordeng warteg sama bapaknya si pacar kan jadi gak lucu.

6. Dianggap teman.


Friendzone
nyesek...

         Cowok : "Hmm.. aku mau bilang sesuatu sama kamu."
         Cewek : "Apa?
         Cowok : "Aku sayang sama kamu, kamu mau jadi pacar aku?
         Cewek : "...."
         Cowok : "Kenapa? kamu gak sayang sama aku ya?"
         Cewek : "Bukan begitu, tapi kayanya kita lebih baik temenan deh."
         Cowok : "Tapi kan temen aku udah banyak..."
         Cewek : "Iya, tapi pacar aku juga udah banyak. Gimana dong?"
         Cowok : "...."

Menurut gue ini jawaban dari seorang cewek yang paling-nyari-aman sih, antara takut nyakitin sama takut kehilangan. Mungkin di sini emang kita yang salah, kita yang sering menyalahartikan sebuah kebaikan sebagai sebuah harapan. Hingga harapan tersebut membuat kita tenggelam jauh ke dasarnya. Sampai akhirnya kita disadarkan dan dibawa kembali ke permukaan oleh sebuah kalimat "kita temenan aja ya..."

*kesambet*

7. Dianggap kakak/adik.

         Cowok : "Hmm.. aku mau bilang sesuatu sama kamu."
         Cewek : "Apa?
         Cowok : "Aku sayang sama kamu, kamu mau jadi pacar aku?
         Cewek : "...."
         Cowok : "Kenapa? kamu gak sayang sama aku ya?"
         Cewek : "Bukan begitu, tapi kamu udah aku anggep kakakku sendiri. Aku gak mau kalau suatu saat nanti kita putus, kita jadi jauh. Nanti kalau kita jauh, yang ngangkatin air galon dirumahku siapa?"
         Cowok : "BODO AMAT!" *sambit pakai galon*

Kalau yang ini lebih kampret daripada dianggap teman sih. Menurut gue, hal ini biasanya terjadi ketika kita PDKT sama adik kelas/kakak kelas. Kita suka sama dia, tapi dia biasa aja ke kita. Hingga akhirnya PDKT tersebut sampai pada sebuah fase dimana kita selalu ada buat dia, dan dia juga gak mau kehilangan kita. Akhirnya, kita cuma dianggap sebatas kakak-adik, atau bahasa kerennya brother zone. Pedih...

8. Dianggap bapak.

         Cowok : "Hmm.. aku mau bilang sesuatu sama kamu."
         Cewek : "Apa?
         Cowok : "Aku sayang sama kamu, kamu mau jadi pacar aku?
         Cewek : "...."
         Cowok : "Kenapa? kamu gak sayang sama aku ya?"
         Cewek : "Bukan begitu, ta.. tapi... kamu udah aku anggep bapakku sendiri."
         Cowok : "Oh, yaudah. Kalau gitu kamu harus terima aku, kalau nggak berarti kamu anak durhaka. Mau kamu aku kutuk jadi batu?"
         Cewek : "....."

No comment deh kalau yang ini.....

Nah, itu dia 8 alasan yang menurut gue paling absurd saat ditolak gebetan. Dari kedelapan alasan diatas, hampir semuanya dilakukan karena takut nyakitin hati si cowok, atau di sisi lain, si cewek juga gak mau kehilangan. Tapi, gue pribadi setuju sama kata-katanya Pandji Pragiwaksono yang pernah bilang kalau cowok itu butuh pengakuan, dan cewek butuh perhatian. So, dari kalimat itu kita bisa tau kalau sebenernya cowok itu butuh pengakuan/kepastian. Jadi kalau emang gak suka ya bilang aja gak suka. Emang sih, gak ada yang lebih nyesek daripada unrequited love. Tapi kalau emang udah ditakdirkan cuma buat jadi temen atau sahabat, ya mau gimana lagi~

***
Gilak, malem ini gue sotoy banget nulis postingan tentang beginian... Muahahahahaha. Bodo amat ah.. Happy weekend sob!

Forgive Me
pesan sponsor~

Latest
Previous
Next Post »